Print DTG White Ink dan Non White Ink

Apa itu white ink atau tinta putih? Kenapa kalo print DTG dengan white ink lebih mahal? Apakah print DTG dengan tinta putih hasil akan lebih bagus? Atau apakah wajib print DTG menggunakan white ink atau tinta putih?

Mungkin itu sebagian dari banyak pertanyaan mengenai print DTG atau cetak kaos dengan metode Direct-to-Garment. Mari kita mulai penjelasan mengenai fungsi dan tujuan dari penggunaan tinta putih pada printer DTG.

Ada beberapa fungsi atau kegunaan White Ink pada printer DTG. Yang paling utama adalah untuk menetralkan warna kaos. Artinya, tinta putih tersebut digunakan sebagai pelapis pertama di kaos atau biasa kita sebut white-underbased. Jadi tinta putih akan tercetak terlebih dahulu pada kaos sesuai dengan gambar yang dipilih. Setelah itu baru tinta warna mengisi lapisan kedua untuk menghasilkan warna sesuai file desain.

Fungsi kedua dari tinta putih sudah pasti adalah menghasilkan warna putih seperti yang ada pada desain. Jadi untuk fungsi kedua ini, maka di kaos putih bisa menggunakan opsi print Non-white ink atau tanpa tinta putih. Karena warna putih pada desain sudah tergantikan oleh warna putih pada kaos. Jadi apakah di kaos putih tetap bisa print white ink? Sudah pasti bisa. Hasil akan lebih bagus karena tinta warna tidak langsung terserap oleh bahan kaos sehingga warna hasil print juga lebih cerah.

White Ink pada Kaos Cerah

Apakah di kaos berwarna cerah boleh tidak menggunakan white ink atau print tanpa dilapisi tinta putih terlebih dahulu? Jawaban secara umum adalah bisa. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah hasil akhir dari print apakah bisa diterima atau tidak karena akan ada perbedaan antara warna pada file desain dengan warna hasil print.

Warna hasil print di kaos berwarna cerah tanpa tinta putih akan mengalami perubahan karena warna tinta print akan bercampur langsung dengan warna bahan kaos sehingga terjadi efek pencampuran warna. Misalnya kaos biru turkis muda dicetak gambar berwarna kuning maka hasil cetak pada kaos terlihat kehijauan (walaupun terkadang formula pencampuran warna tidak sesuai seperti seharusnya).

Non-White Ink pada Kaos Gelap

Bagaimana sebaliknya jika di kaos berwarna gelap jenis print yang dipilih adalah non-white ink? Misalnya pada kaos berwarna abu tua, biru royal, biru navy, forest green, atau dark chocolate?

Berdasarkan pengalaman kami, hasil print tidak akan terlihat secara jelas. Untuk print tanpa tinta putih di kaos berwarna gelap, hanya bisa dilakukan jika desain yang akan dicetak hanya menggunakan warna hitam saja.

Print dengan White Ink Mahal

Salah satu alasan kenapa jenis print dengan white ink lebih mahal adalah karena formula pada tinta putih berbeda dengan tinta warna lainnya. Selain itu, konsumsi white ink juga lebih banyak dibandingkan warna lainnya, sesuai dengan fungsi pertamanya sebagai white-underbased yang artinya tinta putih akan tercetak sepenuhnya sesuai bentuk desain. Jika bentuk desain adalah kotak ukuran 30x30cm, maka tinta putih akan tercetak sepenuh ukuran kotak 30x30cm juga.

Masih ada pertanyaan lain mengenai print DTG? Lebih baik coba print aja langsung karena cetak kaos DTG bisa untuk satuan. Tinggal pilih kaos, upload file, dan tunggu kaos dikirim. Order kaos cetak DTG sekarang.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.