Print Digital DTG (Direct-to-Garment) atau biasa disingkat DTG saja adalah salah satu metode sablon kaos digital untuk kaos custom dimana pengerjaan menggunakan printer digital dan tinta khusus textile. Gambar atau desain file yang sudah disiapkan langsung dicetak di permukaan kaos sehingga tinta menyatu dengan kaos. 

Cetak kaos DTG tidak ada batasan warna desain dan bisa mencetak warna gradasi sesuai dengan file gambar yang ada. Di Nonek Clothing ukuran print maksimal adalah A3+ (40 x 50 cm). Tanpa proses setting yang rumit, kemampuan printer DTG dapat mencetak satu kaos hanya dalam waktu kurang dari 3 menit untuk kaos berwarna dan kurang dari 1 menit untuk kaos putih sehingga rataan print kaos per jam adalah 30 kaos berwarna dan 60 kaos putih.

DTG White Ink vs Non-White Ink

Fungsi utama dari white-ink (tinta putih) adalah untuk menghasilkan warna putih sesuai warna putih pada desain. Jika tidak menggunakan white-ink, warna putih pada desain akan dikosongkan / tidak ada warna yang tercetak oleh printer sehingga yang terlihat adalah warna kaos (lihat contoh dibawah ini).

Selain itu, white-ink juga berfungsi untuk menetralkan warna kaos pada kaos berwarna selain putih. Tinta putih akan dicetak terlebih dahulu, setelah itu baru tinta warna lainnya agar hasil yang didapatkan menyerupai warna desain. Jika tidak menggunakan tinta putih, warna hasil print mungkin berbeda dengan warna desain karena terjadi percampuran warna tinta dengan warna kaos (misalnya warna tinta biru dicetak di kaos kuning akan menghasilkan warna kehijauan sebagai hasil cetaknya). Untuk warna kaos gelap wajib menggunakan white-ink karena hasil print tidak akan terlihat jika tidak.

Background Transparan VS Background Putih

Background transparan tidak sama dengan background putih. Jika cetak menggunakan White-Ink, hasil print akan terlihat berbeda antara background transparan dengan background putih. Background transparan berarti tidak ada warna dasar / kosong sehingga printer akan mengosongkan bagian tersebut, sedangkan background putih akan tetap tercetak (lihat gambar dibawah ini).

Format file yang digunakan untuk print dengan White-ink adalah PNG atau TIF karena kedua jenis file tersebut dapat menyimpan background transparan. Sedangkan untuk jenis file JPG background transparan akan tetap tersimpan sebagai background putih.

Jenis File dan Resolusi Desain Print DTG

Desain dapat disimpan sebagai imaga bitmap seperti JPG, PNG, TIF.

Untuk file JPG, PNG, ukuran desain sebaiknya ukuran aktual yang akan diprint. Misalnya A4 berarti ukurannya adalah 21 x 29,7cm. Dan resolusi desain adalah 300 ppi (pixel/inch).

Ukuran minimal resolusi adalah 72 ppi. Akan tetapi dengan resolusi tersebut akan mempengaruhi hasil print. Usahakan untuk mendapatkan minimal resolusi 150 ppi agar hasil print tetap bagus.

Pertanyaan?